Showing posts with label Level8. Show all posts
Showing posts with label Level8. Show all posts

Saturday, 10 February 2018

Belajar Berhemat Dengan Belanja Mingguan Di Pasar


Bunda Sayang Level 8 Day #3
Cerdas Financial



Belajar berhemat yang sudah keluarga kami praktekkan adalah dengan belanja sayur mayur dan lauk pauk setiap minggunya di pasar tradisional maupun pasar modern. setiap hari sabtu atau minggu biasanya saya buat list apa aja yang harus dibeli dan sayuran serta lauk apa aja yang sudah habis di kulkas. 

Sayuran
Ayam Potong di Pasar Modern

Selain berhemat juga dengan membeli sayuran yang masih segar dan lauk pauk seperti ayam, daging dan ikan yang masih fresh bisa menjaga kesehatan dan kebugaran anggota keluarga kami. 

Daging Segar di Pasar

Saya juga menggunakan sistem FIFO ( First In First Out ) untuk penyimpanan makanan di kulkas, dan dipastikan setiap barang yang masuk ke kulkas selalu dalam keadaan bersih. semua sayuran dan buah di cuci dan lauk pauknya juga dicuci dan dimasukan di frezzer dengan di tempatkan dalam box makanan.


Ikan Segar Di Pasar
Selain sayur dan lauk pauk saya juga beli buah - buahan untuk kami setiap minggu juga. kenapa setiap minggu yaaa karena saya bekerja di ranah publik dan saya punya cita-cita jadi ibu profesional yang bisa masak setiap pagi sebelum kerja untuk seluruh anggota keluarga. tetap memperhatikan nutrisi dan gizi yang masuk ke tubuh anak - anak.  Dan Alhamdulillahnya sudah dari awal berkeluarga ini saya terapkan. Memang harus bangun lebih pagi buat menyiapkan semuanya. Tapi itu semua terbayar dengan melihat anak - anak tumbuh sehat dan cerdas dengan nutrisi dan gizi yang baik dari memasak makanan sendiri setiap harinya.


Buah - buahan di pasar


Belanja setiap minggu ini jauh lebih hemat dari pada belanja harian kalau menurut saya, kenapa begitu yaaa karena waktu saya hanya setiap weekend untuk ke pasar jadi hemat waktu. dan hemat juga karena kalau belanja harian bisa habis lima puluh ribuan tapi dengan belanja mingguan paling banyak dua ratus lima puluh ribu setiap minggunya. itu sudah sayur mayur, daging, ikan, ayam, telur, dan buah. lumayan bisa berhemat waktu, hemat penguaran belanja dapur, bisa masak setiap pagi buat anak - anak dan anggota keluarga sehat.

Tuesday, 6 February 2018

Belajar Menabung di Bank

Bunda Sayang Level 8 Day #2
Cerdas Financial



Hari ini belajar apa ya untuk cerdas finansial kali ini ?
ehm kebetulan Fathir ada uang yang mau ditabung. hari ini Fathir belajar menabung di Bank.
pulang sekolah sekolah dengan hati senang, mas Fathir berkata kapan kita ke bank bun? aku mau nabung uang yang tadi dikasih ayah. Jadilah hari ini pertama kalinya mas Fathir belajar menabung langsung ke bank.

Menabung di Bank

Pertama masuk ke bank, bunda yang sudah lama buka rekening khusu atas nama Mas Fathir lalu bunda ajarkan mas Fathir cara mengisi form setoran, selanjutnya kami mengatri untuk setor ke teller. dan diteller mas Fathir langsung menyerahkan buku tabungan dan uangnya.

Saat di teller sempat berbicara mas Fathir dengan tellernya. " kamu menabung buat apa? " Tellernya bertanya sama Fathir, trus mas Fathir jawab aku mau pergi ke jepang. bunda mengaminin cita - cita mas Fathir. semoga Allah SWT permudah semuanya yaa mas.



Monday, 5 February 2018

Belajar Mengenal Mata Uang Rupiah

Bunda Sayang Level 8 Day #1
Cerdas Financial



Hari ini tantangan buat mengajarkan anak agar cerdas secara financial. Untuk anak seusia mas Fathir yang sudah berusia 7 tahun hal ini harus sudah tertanam agar saat dewasa memudahkannya mengatur financialnya. sedangkan untuk ade Farhan yang baru 2 tahun latihannya sangat sederhana yaitu mulai mengenalkan mata uang kepadanya. dan saat diinformasikan ke Farhan coba mengingat dan mengikuti apa yang bunda katakan tentang mata uang tersebut. Untuk Ade Farhan baru dikenalkan uang pecahan kecil seperti Rp 1000 dan Rp 2000

seribu rupiah

duaribu rupiah

Sedangkan untuk mas Fathir sudah banyak mengenal uang kertas dari mulai berjumlah Rp 1000, Rp 2000, Rp 5000, Rp 10000, Rp 20000, Rp 50000, dan Rp 100000. setiap harinya bunda memberikan uang saku berupa pecahan Rp 2000 kepada mas Fathir sebanyak 3 lembar.. dari situ dia belajar berhemat juga karena sudah dibawakan bekal makanan.

Pecahan Uang Rupiah

sampai disini mengenal uang kertas rupiahnya.